Sabtu, 13 Mei 2017

hikmah ibadah haji

Hikmah Ibadah Haji
            Menurut narasumber yang saya wawancara ada beberapa hikmah yang melekat dihatinya. Banyaknya penglaman yang terjadi di tanah suci dapat menjadi pelajaran untuk lebih banyak berbuat baik dan mengintrofeksi diri sendiri untuk menjadi lebih baik. Baik uantu diri sendiri dan orang lain. Inilah salah beberapa hikmah yang melekat dalam diri seseorang jamaah haji.
            Beliau lebih merasa bahwasannya kita selaku umat manusia dimata allah sama harkatnya dan derajatnya tidak ada yang membedakan baik kaya, miskin dan sebagainya. Maka itu membuat kiata selaku umat manusia harus lebih banyak menghargai oranglain dan tidak memandang sebelah mata.
            Dan beliau seriang berpikir bahwa hidup dan kehidupan manusia itu diwarnai iri, sirik, dengki itulajh tantangannya bagi manusia bisaatau tidaknya untuk mengatasinya. Belau berpikir demikian dikarnakan beliau pernah mengalami beberapa pengalaman salah satunya adalah, pada saat beliau sedang di tanah suci dan haus tibak tiba selas pelastik yang sedang beliu pegang bocor dan entah bagaimana tiba tiba ada sebuah selas pelastik lain yang jatuh menimpa kepalanya. Maka beliau sering berpikir untuk berusaha menahan dan menghilangkan sifat iri, sirik, dan dengki dikarnakan beliau yakin pasti alah kan memberiak hal yang lebih baik asal kita bisa sabar.
            Saat sebelum pergi ketanah suci tingkah laku sanggat sulit untuk dikontrol, dengan ibadah dan berdasarkan hikmahnya perlahan tapi pasti insyaallah daapt diatasi misalnya seperti amarah, egois, nafsu duniawi dan lain sebagainya. Insyaalla dapat diatasi dan kemudiantimbul rasa bersyukur, sabar, hilangnya emosi dan rasa ingin membantu sesama dan selalu ada rasa iba bila melihat sesama yang membutuhkan. Dengan demikian wajib bagi kita selaku umat islam untuk mengatasi dan sedapat mungkin menghilangkan, sikap suuzon, ria, mengumbar kata yang menimbulkan fitnah dan menipu diri sendiri. Hal iani berdasrkan pengalama dan perasaan yang didapat beliau saat menunaikan ibadah haji di tanah suci pada saat itu beliau membeli minuman di dalam botol saat beliau kesusahan tiba-tiba datang empat orang pria asing berbadan tinggi dan tegap merebut botol yersebut dan berusaha membukanya akan tetapi pria pertama, kedua, dan ketiga tidak dapat membukabotoltersebut dan akhirnya pria ke empat mencoba dan terbuka lau memberikan lagi kepada beliau. Danpada saat itu sangat ramai oleh para jamaah lainnya. Hal itu membuat bapak tersebut berpikit untuk tidak berpikir dan berperasangka buruk kepada orang lain.
            Dan beliau pernang mengalami tersesat saat di akan pulang dari masjid dilharam saat itu beliau sudah selesai mengerjakan shalat dzuhur. Beliau tersesat karena mengikuti temannya yang saat itu tidak mau di ajak mendekati kabah karena saat itu hari panas dan memberikan kode sambil menunjuk langit. Dan saat beliau pulang hanya berputar putar ditempat yang tadi, akhirnya beiau bertanya saat temanya sedang membeli minuh karena haus bahwa kita tersesat dan mengajak temannya tersebut kembali kemasjid dilharam dan melihat hotel tidak jauh dari badussalam. Beliau mengaku hal ini yang membuat beliau lebih sering menjaga ucapan dan kata katanya pada orang lain selain agar tidak menyakiti hati orang lain hal tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi agar tidak terputus karena kata kata yang menyakiti hati orang lain.
            Beliau pun disana pernah bermimpi entah berada dimana tetapi beliau sedang duduk di sbuah bangku dan disebelah beliau ada seseorang bertubuh tinggi, mengenakan sorban dan tidak terliat wajahnya. Didepannya ada seorang lagi bertubuh tinggi, megenakan sorban dan tidak terlihat wajahnya pria yang duduk bangun berdiri dan memberiakan sesuatu kepada seseorang yang sedang berdiri tersebut dan bapak tersebut pun menunduk malu karena tidak membawa apapun dan tiba tiba beliu mendengar suara “Dia membawa tiga dan memberikan satu.” Beliau terus bertanya tanya sampai sekarang apa maksud mimpi itu dan apa maksud kata kata tersebut bahkan beliau tidak tahu tentang siapa yang mengatakanhal tersebut siapa orang itu dan apa yang dia berikan.
            Itu adalah hikmah dan pengalaman yang sulit dilupakan ditanah suci yang berdampak pada lingkungan baik untuk diri sendiri dan orang lain. Dan pengalaman tersebut membuat narasumber berusaha untuk memperbaiki diri beliau sendiri dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran. Semoga kita selaku umat islam dapat sedikit memahami hikmah yang diberikan dari haji tersebut dan mampu mengambil hal yang baik.







Dina mardiana
x- mia 1


Tidak ada komentar:

Posting Komentar