Hikmah
Ibadah Haji
Menurut
narasumber yang saya wawancara ada beberapa hikmah yang melekat dihatinya.
Banyaknya penglaman yang terjadi di tanah suci dapat menjadi pelajaran untuk
lebih banyak berbuat baik dan mengintrofeksi diri sendiri untuk menjadi lebih
baik. Baik uantu diri sendiri dan orang lain. Inilah salah beberapa hikmah yang
melekat dalam diri seseorang jamaah haji.
Beliau
lebih merasa bahwasannya kita selaku umat manusia dimata allah sama harkatnya
dan derajatnya tidak ada yang membedakan baik kaya, miskin dan sebagainya. Maka
itu membuat kiata selaku umat manusia harus lebih banyak menghargai oranglain
dan tidak memandang sebelah mata.
Dan
beliau seriang berpikir bahwa hidup dan kehidupan manusia itu diwarnai iri,
sirik, dengki itulajh tantangannya bagi manusia bisaatau tidaknya untuk
mengatasinya. Belau berpikir demikian dikarnakan beliau pernah mengalami
beberapa pengalaman salah satunya adalah, pada saat beliau sedang di tanah suci
dan haus tibak tiba selas pelastik yang sedang beliu pegang bocor dan entah
bagaimana tiba tiba ada sebuah selas pelastik lain yang jatuh menimpa
kepalanya. Maka beliau sering berpikir untuk berusaha menahan dan menghilangkan
sifat iri, sirik, dan dengki dikarnakan beliau yakin pasti alah kan memberiak
hal yang lebih baik asal kita bisa sabar.
Saat
sebelum pergi ketanah suci tingkah laku sanggat sulit untuk dikontrol, dengan
ibadah dan berdasarkan hikmahnya perlahan tapi pasti insyaallah daapt diatasi
misalnya seperti amarah, egois, nafsu duniawi dan lain sebagainya. Insyaalla
dapat diatasi dan kemudiantimbul rasa bersyukur, sabar, hilangnya emosi dan
rasa ingin membantu sesama dan selalu ada rasa iba bila melihat sesama yang
membutuhkan. Dengan demikian wajib bagi kita selaku umat islam untuk mengatasi
dan sedapat mungkin menghilangkan, sikap suuzon, ria, mengumbar kata yang
menimbulkan fitnah dan menipu diri sendiri. Hal iani berdasrkan pengalama dan
perasaan yang didapat beliau saat menunaikan ibadah haji di tanah suci pada
saat itu beliau membeli minuman di dalam botol saat beliau kesusahan tiba-tiba
datang empat orang pria asing berbadan tinggi dan tegap merebut botol yersebut
dan berusaha membukanya akan tetapi pria pertama, kedua, dan ketiga tidak dapat
membukabotoltersebut dan akhirnya pria ke empat mencoba dan terbuka lau
memberikan lagi kepada beliau. Danpada saat itu sangat ramai oleh para jamaah
lainnya. Hal itu membuat bapak tersebut berpikit untuk tidak berpikir dan
berperasangka buruk kepada orang lain.
Dan
beliau pernang mengalami tersesat saat di akan pulang dari masjid dilharam saat
itu beliau sudah selesai mengerjakan shalat dzuhur. Beliau tersesat karena
mengikuti temannya yang saat itu tidak mau di ajak mendekati kabah karena saat
itu hari panas dan memberikan kode sambil menunjuk langit. Dan saat beliau
pulang hanya berputar putar ditempat yang tadi, akhirnya beiau bertanya saat
temanya sedang membeli minuh karena haus bahwa kita tersesat dan mengajak
temannya tersebut kembali kemasjid dilharam dan melihat hotel tidak jauh dari
badussalam. Beliau mengaku hal ini yang membuat beliau lebih sering menjaga
ucapan dan kata katanya pada orang lain selain agar tidak menyakiti hati orang
lain hal tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi agar tidak
terputus karena kata kata yang menyakiti hati orang lain.
Beliau
pun disana pernah bermimpi entah berada dimana tetapi beliau sedang duduk di
sbuah bangku dan disebelah beliau ada seseorang bertubuh tinggi, mengenakan sorban
dan tidak terliat wajahnya. Didepannya ada seorang lagi bertubuh tinggi, megenakan
sorban dan tidak terlihat wajahnya pria yang duduk bangun berdiri dan
memberiakan sesuatu kepada seseorang yang sedang berdiri tersebut dan bapak
tersebut pun menunduk malu karena tidak membawa apapun dan tiba tiba beliu
mendengar suara “Dia membawa tiga dan memberikan satu.” Beliau terus bertanya
tanya sampai sekarang apa maksud mimpi itu dan apa maksud kata kata tersebut
bahkan beliau tidak tahu tentang siapa yang mengatakanhal tersebut siapa orang
itu dan apa yang dia berikan.
Itu
adalah hikmah dan pengalaman yang sulit dilupakan ditanah suci yang berdampak
pada lingkungan baik untuk diri sendiri dan orang lain. Dan pengalaman tersebut
membuat narasumber berusaha untuk memperbaiki diri beliau sendiri dan
menjadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran. Semoga kita selaku umat islam
dapat sedikit memahami hikmah yang diberikan dari haji tersebut dan mampu
mengambil hal yang baik.
Dina mardiana
x- mia 1
Tidak ada komentar:
Posting Komentar