Kaitan Antara Menuntut Ilmu Dengan
Membela Agama Sesuai Perintah Qur’an Surat At Taubah Ayat 12
Menuntut
ilmu hukumnya fardu’ain dan fardu kifayah. Kenapa demikian karena orang berilmu
tidak mudah terper daya dengan rayuan orang lain dan memiliki pendirian yang
kuat. Ilmu juga bisa menjadi pembangun dan yang membantu kita disaat kita jatuh
dan susah karena orang berilmu memiliki kepercayaan dan landasan hidup untuk
selalu menjadi lebih baik dari sebelumnya. Orang berilmu akan senantiasa
mengingatkan dirinya untuk tetap berjalan di jalan yang baik. Dan ilmu juga
sebagai peringatan pada kita saat kita sudah di atas untuk terus mempertahankan
kekdudukan kita diatas dan tidak tersesat kejalan yang buruk dengan tetap
rendah hati dan ikhlas.
Sesuai
dengan surat at – taubah ayat 12 yang menyuruh sebagian dari kiat belajar dan menuntut
ilmu disaat peperangan terjadi. Hal itu dilakukan agar saat orang – orang yang
pergi berperang pulang mereka tidak akan lupa dengan kewajiban dan ilmu yang
ada , dan agar saat tidak ada yang kembali banyak oarang yang masih bisa
menyebarka ilmunya kepada sanak saudaranya yang lain. Ilmu yang kita miliki
harus diteruskan pada orang lain walaupun itu hanya sedikit maka ilmu itu akan
menjadi ilmu yang bermanfaat.
Saat
ini masih banyak orang yang pintar tapi takut untukmembagi ilmunya biasanya
dikarnakan dia takut oarng yang dia ajari akan lebih pintar dari dirinya. Akan
tetapi apakah kalian pernah berpikir jika semua orang seperti itu maka generasi
muda tidak akan pernah berkembang dan ilmu tersebut hanya akan hilang tanpa pernah
dikenang sama sekalih. Bukankah itu percuma hal tersebut hanya akan membuat kita
lelah tanpa pernah menjadi ilmu yang bermanfaat bagi orang lain.
Menurut
hadis riwayat ibnu najah, bahwa anas bin malik yang mendengar rasulullah
bersabda bahwa saat tinta ulama atau orang yang membagi ilmu tersebut timbangan
maka timbanganya akan lebih besar dari darah syuhada. Maka untuk apa kita masih
takut untuk membagi ilmu terutama ilmu agama karena saat banyaknya orang orang
ahli agama yang tidak mau membagi ilmunya dan tidak ada seorang pun yang
menuntut ilmu maka ilmu itu akan terputus bisa saja kelak entah kapan jika hal
itu tersebut tetap berlanjut maka tidak akan ada yang tahu tentang ilmu. Dan
kita selaku umat islam wajib membagi ilmu seuai kaidahnya antara ilmu agama dan
ilmu duniawi.
Hal
ini dilakukan karena saat kita beribadah itu dialandasi oleh ilmu yang harus
terus disebarkan dan dipelajari oleh kita agar tetap terjaga dan ada untu
memperingatkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar